Klana Topeng Gaya Cirebon

Tari Topeng Gaya Palimanan

Tari topeng Klana adalah gambaran seseorang yang bertabiat buruk, serakah, penuh amarah dan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu, namun tarinya justru paling banyak disenangi oleh penonton. Sebagian dari gerak tarinya menggambarkan seseorang yang tengah marah, mabuk, gandrung, tertawa terbahak-bahak, dan sebagainya.

Tari Topeng Gaya Losari

Di Cirebon tiap daerahnya mempunyai gaya yang berbeda. Tari Topeng Klana gaya Slangit, gaya Palimanan, gaya Indramayu tari topeng lebih kepada penggambaran karakter manusia atau kehidupan manusia itu sendiri contoh seperti Tari Topeng Panji yang menggambarkan bayi yang baru lahir, sampai remaja yang beranjak dewasa, temenggung kewibawaannya dan seterusnya. Namun Tari Topeng Gaya Losari mempunyai penggambaran yang berbeda , menceritakan tentang tokoh seorang raja yang lebih menggambarkan ekspresi jiwa dan gambaran tentang karakter dari topeng. Selain itu perbedaan Tari Topeng Gaya Cirebon dengan Gaya Losari ini terletak pada koreografi gerak, musik penyajian dan kostum.

Tari Topeng Gaya Slangit

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: